Sabtu, 20 Juni 2015
Profesi Bidang IT Yang Diinginkan
Profesi di bidang yang saya inginkan setelah lulus kuliah nanti yaitu IT Support dan Sistem Analis. Untuk bidang IT Support saya tertarik karena sehari-hari saya sering mengatasi berbagai masalah yang umum terjadi di komputer, seperti perbaikan, penginstalan, dan lain sebagainya. Jadi saya sudah tidak kaget dan sudah terbiasa dengan pekerjaan seperti ini untuk dijadikan profesi.
Jumat, 19 Juni 2015
Model Pengembangan Standar Profesi
1. Jenis-Jenis Profesi Di Bidang IT
Pada saat ini ada banyak berbagai profesi di bidang IT atau Teknologi Informasi. Perkembangan dunia IT telah melahirkan bidang baru yang tidak terlepas dari tujuan utamanya yaitu untuk semakin memudahkan manusia dalam melakukan segala aktifitas. Munculnya bidang IT yang baru juga memunculkan profesi di bidang IT yang semakin menjurus sesuai dengan keahlian masing-masing. Berikut ini merupakan jenis-jenis profesi di bidang IT, antara lain :
Berikut ini merupakan beberapa deskripsi kerja (job description) dari beberapa profesi yang terdapat di bidang IT, antara lain :
ACM (Association for Computing Machinery) atau Asosiasi untuk Permesinan Komputer adalah sebuah serikat ilmiah dan pendidikan computer pertama didunia yang didirikan pada tahun 1947 SIG dan ACM, mensponsori konferensi yang bertujuan untuk memperkenalkan inovasi baru dalam bidang tertentu.Tidak hanya mensponsori konferensi, ACM juga pernah mensponsori pertandingan catur antara Garry Kasparov dan computer IBM DeepBlue.
ACM telah menciptakan sebuah perpustakaan digital dimana ia telah membuat seluruh publikasi yang tersedia ACM perpustakaan digital merupakan koleksi terbesar didunia informasi mengenai mesin komputasi dan berisi arsip jurnal ,majalah ,prosiding konferensi online,danisu-isu terkini ACM publikasi. Layanan online termasuk forum yang disebut Ubiquity dan TechNews mencerna,baik yang berisi informasi terbaru tentang dunia IT. Pesaing utama ACM adalah IEEE Computer Society.
Perbedaan antara ACM dan IEEE adalah ACM berfokus pada ilmu komputer teoritis dan aplikasi pengguna akhir, sementara IEEE lebih memfokuskan pada masalah-masalah hardware dan standardisasi. Cara lain untuk menyatakan perbedaan yaitu ACM adalah ilmuwan komputer dan IEEE adalah untuk insinyur listrik, meskipun subkelompok terbesar adalah IEEE Computer Society.
ACM memiliki empat “Boards“, yaitu :
Tujuan inti IEEE adalah mendorong inovasi teknologi dan kesempurnaan untuk kepentingan kemanusiaan.
Visi IEEE adalah akan menjadi penting untuk masyarakat teknis global dan professional teknis dimana-mana dan dikenal secara universal untuk kontribusi teknologi dan teknis yang professional dalam meningkatkan kondisi perkembangan global.
Standar dalam IEEE adalah mengatur fungsi ,kemampuan dan interoperabilitas dari berbagai macam produk dan layanan yang mengubah cara orang hidup, bekerja dan berkomunikasi.
Proses pembangunan IEEE standar dapat dipecah melalui tujuh langkah dasar yaitu:
Pada saat ini ada banyak berbagai profesi di bidang IT atau Teknologi Informasi. Perkembangan dunia IT telah melahirkan bidang baru yang tidak terlepas dari tujuan utamanya yaitu untuk semakin memudahkan manusia dalam melakukan segala aktifitas. Munculnya bidang IT yang baru juga memunculkan profesi di bidang IT yang semakin menjurus sesuai dengan keahlian masing-masing. Berikut ini merupakan jenis-jenis profesi di bidang IT, antara lain :
1. Programmer adalah orang yang membuat suatu aplikasi untuk client/user baik untuk perusahaan, instansi ataupun perorangan.
Tugas :
Kualifikasi :
- Membuat program baik aplikasi maupun sistem operasi dengan menggunakan bahasa pemrograman yang ada.
- Menguasai logika dan algoritma pemrograman.
- Menguasai bahasa pemrograman seperti HTML, Ajax, CSS, JavaScript, C++, VB, PHP, Java, Ruby dll.
- Memahami SQL.
- Menguasai bahasa Inggris IT.
2. IT Support merupakan pekerjaan IT yang mengharuskan seseorang bisa mengatasi masalah umum yang terjadi pada komputer seperti install software, perbaikan hardware dan membuat jaringan komputer. Profesi ini cukup mudah dilakukan karena bisa dilakukan secara otodidak tanpa memerlukan pendidikan khusus.
Tugas :
- Install software.
- Memperbaiki hardware.
- Membuat jaringan.
Kualifikasi :
- Menguasai bagian-bagian hardware komputer.
- Mengetahui cara install program atau aplikasi software.
- Menguasai sejumlah aplikasi umum sistem operasi komputer.
3. Software Engineer adalah mereka yang memiliki keahlian untuk memproduksi perangkat lunak mulai dari tahap awal spesifikasi sistem sampai pemeliharaan sistem setelah digunakan.
Tugas :
Kualifikasi:
- Merancang dan menerapkan metode terbaik dalam pengembangan proyek software.
- Menguasai keahlian sebagai programmer dan system analyst.
- Menguasai metode pengembangan software seperti RUP, Agile, XP, Scrum dll.
4. Database Administrator adalah mereka yang memiliki keahlian untuk mendesain, mengimplementasi, memelihara dan memperbaiki database.
Tugas :
Kualifikasi :
- Menginstal perangkat lunak baru,
- Mengkonfigurasi hardware dan software dengan sistem administrator.
- Mengelola keamanan database.
- Analisa data di database.
- Menguasai teknologi database seperti Oracle, Sybase, DB2, MS Access serta Sistem Operasi.
- Menguasai teknologi server dan storage.
5. Web Administrator adalah seseorang yang bertanggung jawab secara teknis terhadap operasional sebuah situs atau website.
Tugas :
Kualifikasi :
- Menjaga kelancaran akses situs (instalasi dan konfigurasi sistem).
- Merawat hosting dan domain.
- Mengatur keamanan server dan firewall.
- Mengatur akun dan kata sandi untuk admin serta user.
- Menguasai keahlian seorang programmer.
- Menguasai jaringan (LAN, WAN, Intranet).
- Menguasai OS Unix (Linux, FreeBSD, dll).
6. Web Developer adalah mereka yang memiliki keahlian untuk memberikan konsultasi pembangunan sebuah situs dengan konsep yang telah ditentukan.
Tugas :
Kualifikasi :
- Menganalisa kebutuhan sistem.
- Merancang web atau situs (desain dan program).
- Mengaktifkan domain dan hosting.
- Pemeliharaan situs dan promosi.
- Menguasai pemrograman web.
- Menguasai pengelolaan database.
- Mengerti domain dan hosting.
- Menguasai sistem jaringan.
7. Web Designer adalah mereka yang memiliki keahlian dalam membuat design atraktif dan menarik untuk situs serta design untuk kepentingan promosi situs secara visual.
Tugas :
Kualifikasi :
- Mendesain tampilan situs.
- Memastikan tampilan gambar berfungsi ketika ditambahkan bahasa pemrograman.
- Menguasai HTML, CSS dan XHTML.
- Menguasai Adobe Photoshop & Illustrator.
- Memiliki jiwa seni dan harus kreatif.
8.Network Engineer adalah orang yang berkecimpung dalam bidang teknis jaringan computer dari maintenance sampai pada troubleshooting-nya.
Tugas :
Kualifikasi :
- Membuat jaringan untuk perusahaan atau instansi.
- Mengatur email, anti spam dan virus protection.
- Melakukan pengaturan user account, izin dan kata sandi.
- Mengawasi penggunaan jaringan.
- Menguasai server, workstation dan hub/switch.
9. System Analyst adalah orang yang memiliki keahlian untuk menganalisa system yang akan diimplementasikan, mulai dari menganalisa system yang ada, kelebihan dan kekurangannya, sampai studi kelayakan dan desain system yang akan dikembangkan.
Tugas :
- Mengembangkan perangkat lunak/software dalam tahapan requirement, design dan construction.
- Membuat dokumen requirement dan desain software berdasarkan jenis bisnis customer.
- Membangun framework untuk digunakan dalam pengembangan software oleh programmer.
Kualifikasi :2. Deskripsi Kerja Profesi IT
- Menguasai keahlian sebagai programmer.
- Menguasai metode dan best practice pemrograman.
- Memahami arsitektur aplikasi dan teknologi terkini.
Berikut ini merupakan beberapa deskripsi kerja (job description) dari beberapa profesi yang terdapat di bidang IT, antara lain :
1. IT Programmer
- Mengambil bagian dalam pengembangan dan integrasi perangkat lunak.
- Mengembangkan secara aktif kemampuan dalam pengembangan perangkat lunak.
- Menerima permintaan user untuk masalah-masalah yang harus diselesaikan.
- Menyediaakan dukungan dan penyelesaian masalah konsumen baik untuk konsumen internal maupun eksternal.
- Bertanggung jawab atas kepuasan terkini pelanggan.
- Melakukan tugas-tugas yang berkaitan dan tanggung jawab yang diminta, seperti dalam sertifikat dan menuruti rencana dasar perusahaan untuk membangun kecakapan dalam portofolio produk.
- Mengerjakan macam-macam tugas terkait seperti yang diberikan.
- Membentuk kekompakan maksimum dalam perusahaan bersama dengan rekan-rekan dalam perusahaan.
2. System Analyst
- Mengumpulkan informasi untuk penganalisaan dan evaluasi sistem yang sudah ada maupun untuk rancangan suatu sistem.
- Riset, perencanaan, instalasi, konfigurasi, troubleshoot, pemeliharaan, dan upgrade sistem pengoperasian.
- Riset, perencanaan, instalasi, konfigurasi, troubleshoot, pemeliharaan, dan upgrade perangkat keras, perangkat lunak, serta sistem pengoperasiannya.
- Melakukan analisis dan evaluasi terhadap prosedur bisnis yang ada maupun yang sedang diajukan atau terhadap kendala yang ada untuk memenuhi keperluan data processing.
- Mempersiapkan flowchart dan diagram yang menggambarkan kemampuan dan proses dari sistem yang digunakan.
- Melakukan riset dan rekomendasi untuk pembelian, penggunaan, dan pembangunan hardware dan software.
- Memperbaiki berbagai masalah seputar hardware, software, dan konektivitas, termasuk di dalamnya akses pengguna dan konfigurasi komponen.
- Memilih prosedur yang tepat dan mencari support ketika terjadi kesalahan, dan panduan yang ada tidak mencukupi, atau timbul permasalahan besar yang tidak terduga.
- Mencatat dan memelihara laporan tentang perlengkapan perangkat keras dan lunak, lisensi situs dan/ atau server, serta akses dan security pengguna.
- Mencari alternatif untuk mengoptimalkan penggunaan komputer.
- Mampu bekerja sebagai bagian dari team, misalnya dalam hal jaringan, guna menjamin konektivitas dan keserasian proses di antara sistem yang ada.
- Mencatat dan menyimpan dokumentasi atas sistem.
- Melakukan riset yang bersifat teknis atas system upgrade untuk menentukan feasibility, biaya dan waktu, serta kesesuaian dengan sistem yang ada.
- Menjaga confidentiality atas informasi yang diproses dan disimpan dalam jaringan
- Mendokumentasikan kekurangan serta solusi terhadap sistem yang ada sebagai catatan untuk masa yang akan datang.
3. IT Project Manager
- Mengembangkan dan mengelola work breakdown structure (WBS) proyek teknologi informasi.
- Mengembangkan atau memperbarui rencana proyek untuk proyek-proyek teknologi informasi termasuk informasi seperti tujuan proyek, teknologi, sistem, spesifikasi informasi, jadwal, dana, dan staf.
- Mengelola pelaksanaan proyek untuk memastikan kepatuhan terhadap anggaran, jadwal, dan ruang lingkup.
- Menyiapkan laporan status proyek dengan mengumpulkan, menganalisis, dan meringkas informasi dan tren.
- Menetapkan tugas, tanggung jawab, dan rentang kewenangan kepada personil proyek.
- Mengkoordinasikan rekrutmen atau pemilihan personil proyek.
- Mengembangkan dan mengelola anggaran tahunan untuk proyek-proyek teknologi informasi.
- Mengembangkan rencana pelaksanaan yang mencakup analisis seperti biaya-manfaat atau laba atas investasi.
- Secara langsung atau mengkoordinasikan kegiatan personil proyek.
- Menetapkan dan melaksanakan rencana komunikasi proyek.
4. IT Support Officer
- Menerima, memprioritaskan dan menyelesaikan permintaan bantuan IT.
- Membeli hardware IT, software dan hal-hal lain yang berhubungan dengan hal tersebut.
- Instalasi, perawatan dan penyediaan dukungan harian baik untuk hardware & software Windows & Macintosh, peralatan termasuk printer, scanner, hard-drives external, dll.
- Korespondensi dengan penyedia jasa eksternal termasuk Internet Service Provider, penyedia jasa Email, hardware, dan software supplier, dll.
- Mengatur penawaran harga barang dan tanda terima dengan supplier untuk kebutuhan yang berhubungan dengan IT.
- Menyediakan data/informasi yang dibutuhkan untuk pembuatan laporan departement regular.
5. Network Administrator
- Maintain dan perawatan jaringan LAN.
- Archive data.
- Maintain dan perawatan komputer.
6. Network Engineer
- Maintenance LAN dan koneksi internet.
- Maintenance hardware.
- Maintenance database dan file.
- Help Desk.
- Inventory.
7. Network and Computer Systems Administrators
- Menjaga dan mengelola jaringan komputer dan lingkungan komputasi terkait termasuk perangkat keras komputer, perangkat lunak sistem, perangkat lunak aplikasi, dan semua konfigurasi.
- Melakukan backup data dan operasi pemulihan kerusakan.
- Mendiagnosa, memecahkan masalah, dan menyelesaikan perangkat keras, perangkat lunak, atau jaringan lainnya dan masalah sistem, dan mengganti komponen yang rusak bila diperlukan.
- Merencanakan, mengkoordinasikan, dan melaksanakan langkah-langkah keamanan jaringan untuk melindungi data, perangkat lunak, dan perangkat keras.
- Mengkonfigurasikan, memonitor, dan memelihara aplikasi email atau virus software perlindungan.
- Mengoperasikan master konsol untuk memonitor kinerja sistem komputer dan jaringan, dan untuk mengkoordinasikan komputer akses jaringan dan penggunaan.
- Memuat rekaman komputer dan disk, dan menginstal perangkat lunak dan kertas printer atau form.
- Desain, mengkonfigurasi, dan perangkat keras uji komputer, jaringan lunak dan perangkat lunak sistem operasi.
- Memonitor kinerja jaringan untuk menentukan apakah penyesuaian perlu dibuat, dan untuk menentukan di mana perubahan harus dibuat di masa depan.
- Berunding dengan pengguna jaringan tentang bagaimana untuk memecahkan masalah sistem yang ada.
8. Network Systems and Data Communications Analysts
- Menguji dan mengevaluasi hardware dan software untuk menentukan efisiensi, reliabilitas, dan kompatibilitas dengan sistem yang ada, dan membuat rekomendasi pembelian.
- Desain dan implementasi sistem, konfigurasi jaringan, dan arsitektur jaringan, termasuk teknologi perangkat keras dan perangkat lunak, lokasi situs, dan integrasi teknologi.
- Membantu pengguna untuk mendiagnosa dan memecahkan masalah komunikasi data.
- Memantau kinerja sistem dan menyediakan langkah-langkah keamanan, tips dan pemeliharaan yang diperlukan.
- Menjaga dibutuhkan file dengan menambahkan dan menghapus file pada server jaringan dan membuat cadangan file untuk menjamin keselamatan file apabila terjadi masalah dengan jaringan.
- Bekerja dengan engineer lain, analis sistem, programer, teknisi, ilmuwan dan manajer tingkat atas dalam pengujian, desain dan evaluasi sistem.
- Mengidentifikasi area operasi yang perlu diupgrade peralatan seperti modem, kabel serat optik, dan kabel telepon.
- Konsultasi pelanggan, kunjungi tempat kerja atau melakukan survei untuk menentukan kebutuhan pengguna sekarang dan masa depan.
- Melatih pengguna dalam menggunakan peralatan.
- Memelihara perangkat seperti printer, yang terhubung ke jaringan.
9. Web Administrators
- Back up atau memodifikasi aplikasi dan data yang terkait untuk menyediakan pemulihan kerusakan.
- Menentukan sumber halaman web atau masalah server, dan mengambil tindakan untuk memperbaiki masalah tersebut.
- Meninjau atau memperbarui konten halaman web atau link pada waktu yang tepat, menggunakan tool-tool.
- Memonitor sistem untuk intrusi atau serangan denial of service, dan melaporkan pelanggaran keamanan untuk personil yang tepat.
- Menerapkan langkah-langkah keamanan situs web, seperti firewall atau enkripsi pesan.
- Mengelola internet / intranet infrastruktur, termasuk komponen seperti web, file transfer protocol (FTP), berita dan server mail.
- Berkolaborasi dengan tim pengembangan untuk membahas, menganalisis, atau menyelesaikan masalah kegunaan.
- Test backup atau pemulihan rencana secara teratur dan menyelesaikan masalah.
- Memonitor perkembangan web melalui pendidikan berkelanjutan, membaca, atau partisipasi dalam konferensi profesional, workshop, atau kelompok.
- Menerapkan update, upgrade, dan patch pada waktu yang tepat untuk membatasi hilangnya layanan.
10. Web Developers
- Mendesain, membangun, atau memelihara situs web, menggunakan authoring atau bahasa scripting, alat penciptaan konten, alat manajemen, dan media digital.
- Melakukan atau update situs web langsung.
- Menulis, desain, atau mengedit konten halaman web, atau yang lain langsung memproduksi konten.
- Berunding dengan tim manajemen atau pengembangan untuk memprioritaskan kebutuhan, menyelesaikan konflik, mengembangkan kriteria konten, atau memilih solusi.
- Back-up file dari situs web untuk direktori lokal untuk pemulihan instan dalam kasus masalah.
- Mengidentifikasi masalah yang ditemukan oleh umpan balik pengujian atau pelanggan, dan memperbaiki masalah masalah atau merujuk pada personalia yang tepat untuk koreksi.
- Evaluasi kode untuk memastikan bahwa itu adalah sah, benar terstruktur, memenuhi standar industri dan kompatibel dengan browser, perangkat, atau sistem operasi.
- Menjaga pemahaman teknologi web saat ini atau praktek pemrograman melalui melanjutkan pendidikan, membaca, atau partisipasi dalam konferensi profesional, workshop, atau kelompok.
- Menganalisis kebutuhan pengguna untuk menentukan persyaratan teknis.
- Mengembangkan atau memvalidasi tes routine dan jadwal untuk memastikan bahwa uji kasus meniru antarmuka eksternal dan alamat semua jenis browser dan perangkat.
11. Computer Security Specialists3. Standar Profesi ACM Dan IEEE
- Mengenkripsi transmisi data dan membangun firewall untuk menyembunyikan informasi rahasia seperti sedang dikirim dan untuk menahan transfer digital tercemar.
- Mengembangkan rencana untuk melindungi file komputer terhadap modifikasi disengaja atau tidak sah, perusakan, atau pengungkapan dan untuk memenuhi kebutuhan pengolahan data darurat.
- Meninjau pelanggaran prosedur keamanan komputer dan mendiskusikan prosedur dengan pelanggar untuk memastikan pelanggaran tidak terulang kembali.
- Memonitor penggunakan file data dan mengatur akses untuk melindungi informasi dalam file komputer.
- Monitor laporan saat ini dari virus komputer untuk menentukan kapan untuk memperbarui sistem perlindungan virus.
- Memodifikasi keamanan file komputer untuk memasukkan software baru, memperbaiki kesalahan, atau mengubah status akses individu.
- Melakukan penilaian risiko dan melaksanakan tes pengolahan data sistem untuk memastikan fungsi pengolahan data kegiatan dan langkah-langkah keamanan.
- Berunding dengan pengguna untuk membahas isu-isu seperti akses data komputer kebutuhan, pelanggaran keamanan, dan perubahan pemrograman.
- Melatih pengguna dan meningkatkan kesadaran keamanan untuk memastikan keamanan sistem dan untuk meningkatkan efisiensi server dan jaringan.
- Mengkoordinasikan pelaksanaan rencana sistem komputer dengan personil pendirian dan vendor luar.
ACM (Association for Computing Machinery) atau Asosiasi untuk Permesinan Komputer adalah sebuah serikat ilmiah dan pendidikan computer pertama didunia yang didirikan pada tahun 1947 SIG dan ACM, mensponsori konferensi yang bertujuan untuk memperkenalkan inovasi baru dalam bidang tertentu.Tidak hanya mensponsori konferensi, ACM juga pernah mensponsori pertandingan catur antara Garry Kasparov dan computer IBM DeepBlue.
ACM telah menciptakan sebuah perpustakaan digital dimana ia telah membuat seluruh publikasi yang tersedia ACM perpustakaan digital merupakan koleksi terbesar didunia informasi mengenai mesin komputasi dan berisi arsip jurnal ,majalah ,prosiding konferensi online,danisu-isu terkini ACM publikasi. Layanan online termasuk forum yang disebut Ubiquity dan TechNews mencerna,baik yang berisi informasi terbaru tentang dunia IT. Pesaing utama ACM adalah IEEE Computer Society.
Perbedaan antara ACM dan IEEE adalah ACM berfokus pada ilmu komputer teoritis dan aplikasi pengguna akhir, sementara IEEE lebih memfokuskan pada masalah-masalah hardware dan standardisasi. Cara lain untuk menyatakan perbedaan yaitu ACM adalah ilmuwan komputer dan IEEE adalah untuk insinyur listrik, meskipun subkelompok terbesar adalah IEEE Computer Society.
ACM memiliki empat “Boards“, yaitu :
- Publikasi.
- SIG Governing Board.
- Pendidikan.
- Badan Layanan Keanggotaan.
Tujuan inti IEEE adalah mendorong inovasi teknologi dan kesempurnaan untuk kepentingan kemanusiaan.
Visi IEEE adalah akan menjadi penting untuk masyarakat teknis global dan professional teknis dimana-mana dan dikenal secara universal untuk kontribusi teknologi dan teknis yang professional dalam meningkatkan kondisi perkembangan global.
Standar dalam IEEE adalah mengatur fungsi ,kemampuan dan interoperabilitas dari berbagai macam produk dan layanan yang mengubah cara orang hidup, bekerja dan berkomunikasi.
Proses pembangunan IEEE standar dapat dipecah melalui tujuh langkah dasar yaitu:
- Mengamankan Sponsor.
- Meminta Otorisasi Proyek.
- Perakitan Kelompok Kerja.
- Penyusunan Standard.
- Pemungutan Suara.
- Review Komite.
- Final Vote.
4. Standar Profesi Di Indonesia Dan Regional
Institusi pemerintah telah mulai melakukan klasifikasi pekerjaan dalam bidang teknologi informasi ini. Klasifikasi pekerjaan ini telah diterapkan sejak 1992. Bagaimanapun juga, klasifikasi pekerjaan ini masih belum dapat mengakomodasi klasifikasi pekerjaan pada teknologi informasi. Terlebih lagi, deskripsi pekerjaan setiap klasifikasi pekerjaan masih tidak jelas dalam membedakan setiap sel pekerjaan.
Beberapa perusahaan yang dimiliki oleh pemerintah mempunyai klasifikasi pekerjaannya sendiri. Begitu juga dengan beberapa perusahaan swasta yang besar, telah mengembangkan klasifikasi pekerjaan mereka sendiri juga. Belum adanya standardisasi klasifikasi pekerjaan ini terkadang menimbulkan kesulitan bagi para profesional TI.
Departemen Tenaga Kerja berkeinginan untuk mengeluarkan standard kompetensiuntuk teknologi informasi. IPKIN diharapkan memberikan sumbangan untuk formulasi standard kompetensi pada Teknologi Informasi. Dengan mengacu ke model regional (model SRIG-PS), standard kompetensi yang akan diterapkan di Indonesia akan mudah dapat diterima dan disetarakan di negara-negara lain di region ini. Bagaimanapun juga, suatu persetujuan bilateral harus dicapai antara Pemerintah kedua negara.
Institusi pemerintah telah mulai melakukan klasifikasi pekerjaan dalam bidang teknologi informasi ini. Klasifikasi pekerjaan ini telah diterapkan sejak 1992. Bagaimanapun juga, klasifikasi pekerjaan ini masih belum dapat mengakomodasi klasifikasi pekerjaan pada teknologi informasi. Terlebih lagi, deskripsi pekerjaan setiap klasifikasi pekerjaan masih tidak jelas dalam membedakan setiap sel pekerjaan.
Beberapa perusahaan yang dimiliki oleh pemerintah mempunyai klasifikasi pekerjaannya sendiri. Begitu juga dengan beberapa perusahaan swasta yang besar, telah mengembangkan klasifikasi pekerjaan mereka sendiri juga. Belum adanya standardisasi klasifikasi pekerjaan ini terkadang menimbulkan kesulitan bagi para profesional TI.
Departemen Tenaga Kerja berkeinginan untuk mengeluarkan standard kompetensiuntuk teknologi informasi. IPKIN diharapkan memberikan sumbangan untuk formulasi standard kompetensi pada Teknologi Informasi. Dengan mengacu ke model regional (model SRIG-PS), standard kompetensi yang akan diterapkan di Indonesia akan mudah dapat diterima dan disetarakan di negara-negara lain di region ini. Bagaimanapun juga, suatu persetujuan bilateral harus dicapai antara Pemerintah kedua negara.
Jumat, 24 April 2015
Cyber Crime Pengalaman Pribadi
Saya mempunyai pengalaman pribadi tentang Cyber Crime. Pengalaman saya yaitu ketika saya bermain Game Online di warnet yg tidak pernah saya kunjungi, dan baru pertama kali main di warnet itu. Pada saat saya pulang ke rumah, teman saya memberitahu saya bahwa Char Game saya sedang Online (sedang bermain) padahal saya sudah di rumah dan saya tidak memainkkan Game itu di rumah. Saya langsung bergegas kembali ke warnet hanya untuk sekedar memastikkan dan Log In kembali ke dalam Game, dan saya sudah tidak bisa Log In ke dalam Game karena ada pemberitahuan "ID atau Password Salah", itu karena sudah dirubah Passwordnya dan sepengetahuan saya ID Game saya tidak bisa dirubah. Setelah ditelusuri dan saya pun mendapatkan informasi yang mengejutkan bahwa warnet itu menggunakan aplikasi Keylogger. Keylogger adalah merupakan suatu perangkat lunak yang fungsinya untuk merekam aktifitas dari keyboard yang kemudian hasilnya disimpan dalam sebuah log/catatan/hasil rekaman. Keylogger itu ada 2 jenis, yaitu yang menggunakan kabel (Hardware) dan yang menggunakan aplikasi (Software). Dari pengalaman itu saya sekarang ini lebih berhati-hati, memastikan bahwa warnet yang saya kunjungi untuk bermain Game tidak menggunakan Keylogger.
Perbandingan Cyber Law Di Berbagai Negara Dan Dampak Diterapkannya UU ITE Di Indonesia
Cyber Law adalah hukum yang ada di dunia maya yang mengatur tentang penggunaan dan pemanfaatan teknologi internet. Cyber Law merupakan istilah yang berasal dari Cyberspace, Cyberspace berakar dari kata latin Kubernan yang artinya menguasai atau menjangkau. Istilah ”Cyberspace” untuk pertama kalinya diperkenalkan oleh William Gibson seorang penulis fiksi ilmiah (science fiction) dalam novelnya yang berjudul Neuromancer. "Cyberspace was a consensual hallucination that felt and looked like a physical space but actually was a computer-generated construct representing abstract data", artinya dunia maya adalah halusinasi konsensual yang terasa dan tampak seperti ruang fisik namun sebenarnya adalah komputer yang dihasilkan membangun abstrak yang mewakili data. Ruang lingkup Cyber Law meliputi aspek-aspek yang berhubungan dengan orang perorangan atau subyek hukum yang menggunakan dan memanfaatkan teknologi internet yang dimulai pada saat mulai Online dan memasuki dunia maya Pemberlakuan Cyber Law dikarenakan saat ini mulai muncul kejahatan – kejahatan yang ada di dunia maya yang sering disebut sebagai CyberCrime. Perbandingan Cyber Law di berbagai negara antara lain :
The Computer Crime Act mencakup, antara lain sebagai berikut :
- Cyber Law Indonesia
Indonesia telah resmi mempunyai undang-undang untuk mengatur orang-orang yang tidak bertanggung jawab dalam dunia maya. Cyber Law-nya Indonesia yaitu undang–undang tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE). Diberlakukannya undang-undang ini, membuat oknum-oknum nakal ketakutan karena denda yang diberikan apabila melanggar tidak sedikit kira-kira 1 miliar rupiah karena melanggar pasal 27 ayat 1 tentang muatan yang melanggar kesusilaan. sebenarnya UU ITE (Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik) tidak hanya membahas situs porno atau masalah asusila. Total ada 13 Bab dan 54 Pasal yang mengupas secara mendetail bagaimana aturan hidup di dunia maya dan transaksi yang terjadi didalamnya. Sebagian orang menolak adanya undang-undang ini, tapi tidak sedikit yang mendukung undang-undang ini.
- Cyber Law Thailand
Cybercrime dan kontrak elektronik di Thailand sudah ditetapkan oleh pemerintahnya, walaupun yang sudah ditetapkannya hanya 2 tetapi yang lainnya seperti privasi, spam, Digital Copyright dan ODR sudah dalalm tahap rancangan.
- Cyber Law Singapura
The Electronic Transactions Act telah ada sejak 10 Juli 1998 untuk menciptakan kerangka yang sah tentang undang-undang untuk transaksi perdagangan elektronik di Singapura yang memungkinkan bagi Menteri Komunikasi Informasi dan Kesenian untuk membuat peraturan mengenai perijinan dan peraturan otoritas sertifikasi di Singapura.
- Cyber Law Amerika Serikat
Di Amerika, Cyber Law yang mengatur transaksi elektronik dikenal dengan Uniform Electronic Transaction Act (UETA). UETA adalah salah satu dari beberapa Peraturan Perundang-undangan Amerika Serikat yang diusulkan oleh National Conference of Commissioners on Uniform State Laws (NCCUSL). Sejak itu 47 negara bagian, Kolombia, Puerto Rico, dan Pulau Virgin US telah mengadopsinya ke dalam hukum mereka sendiri. Tujuan menyeluruhnya adalah untuk membawa ke jalur hukum negara bagian yag berbeda atas bidang-bidang seperti retensi dokumen kertas, dan keabsahan tanda tangan elektronik sehingga mendukung keabsahan kontrak elektronik sebagai media perjanjian yang layak.Computer Crime Act merupakan undang-undang yang dibuat untuk pelanggaran berkaitan dengan penyalahgunaan komputer. Computer Crime Act (Akta Kejahatan Komputer) yang dikeluarkan oleh Malaysia adalah peraturan Undang-Undang (UU) TI yang sudah dimiliki dan dikeluarkan negara Jiran Malaysia sejak tahun 1997 bersamaan dengan dikeluarkannya Digital Signature Act 1997 (Akta Tandatangan Digital), serta Communication and Multimedia Act 1998 (Akta Komunikasi dan Multimedia). The Computer Crime Act itu sendiri mencakup mengenai kejahatan yang dilakukan melalui komputer, karena cybercrime yang dimaksud di negara Malaysia tidak hanya mencakup segala aspek kejahatan/pelanggaran yang berhubungan dengan internet. Akses secara tak terotorisasi pada material komputer, adalah termasuk cybercrime.Jadi apabila kita menggunakan computer orang lain tanpa izin dari pemiliknya maka termasuk didalam cybercrime walaupun tidak terhubung dengan internet.Hukuman Atas Pelanggaran The computer Crime Act yaitu Denda sebesar lima puluh ribu ringgit (RM50,000) atau hukuman kurungan/penjara dengan lama waktu tidak melebihi lima tahun sesuai dengan hukum yang berlaku di negara tersebut (Malaysia).
The Computer Crime Act mencakup, antara lain sebagai berikut :
- Mengakses material komputer tanpa ijin
- Menggunakan komputer untuk fungsi yang lain
- Memasuki program rahasia orang lain melalui komputernya
- Mengubah atau menghapus program atau data orang lain
- Menyalahgunakan program / data orang lain demi kepentingan pribadi
A. Dampak positif :
http://muhammadabcdefahrizal.blogspot.com/2012/03/implikasi-pemberlakuan-ruu-ite_29.html
http://nillafauzy.blogspot.com/2013/04/council-of-europe-convention-on.html
- Transaksi dan sistem elektronik beserta perangkat pendukungnya mendapat perlindungan hukum. Masyarakat harus memaksimalkan manfaat potensi ekonomi digital dan kesempatan untuk menjadi penyelenggara Sertifikasi Elektronik dan Lembaga Sertifikasi Keandalan.
- E-Tourism mendapat perlindungan hukum. Masyarakat harus memaksimalkan potensi pariwisata indonesia dengan mempermudah layanan menggunakan ICT.
- Trafik internet Indonesia benar-benar dimanfaatkan untuk kemajuan bangsa. Masyarakat harus memaksimalkan potensi akses internet indonesia dengan konten sehat dan sesuai konteks budaya indonesia.
- Produk ekspor indonesia dapat diterima tepat waktu sama dengan produk negara kompetitor. Masyarakat harus memaksimalkan manfaat potensi kreatif bangsa untuk bersaing dengan bangsa lain.
- Isi sebuah situs tidak boleh ada muatan yang melanggar kesusilaan. Kesusilaan kan bersifat normatif. Mungkin situs yang menampilkan foto-foto porno secara vulgar bisa jelas dianggap melanggar kesusilaan. Namun, apakah situs-situs edukasi AIDS dan alat-alat kesehatan yang juga ditujukan untuk orang dewasa dilarang ? Lalu, apakah forum-forum komunitas gay atau lesbian yang (hampir) tidak ada pornonya juga dianggap melanggar kesusilaan ? Lalu, apakah foto seorang masyarakat Papua bugil yang ditampilkan dalam sebuah blog juga dianggap melanggar kesusilaan ?
- Kekhawatiran para penulis blog dalam mengungkapkan pendapat. Karena UU ini, bisa jadi para blogger semakin berhati-hati agar tidak menyinggung orang lain, menjelekkan produk atau merk tertentu, membuat tautan referensi atau membahas situs-situs yang dianggap ilegal oleh UU, dll. Kalau ketakutan menjadi semakin berlebihan, bukanlah malah semakin mengekang kebebasan berpendapat.Seperti biasa, yang lebih mengkhawatirkan bukan UU-nya, tapi lebih kepada pelaksanaannya.
http://muhammadabcdefahrizal.blogspot.com/2012/03/implikasi-pemberlakuan-ruu-ite_29.html
http://nillafauzy.blogspot.com/2013/04/council-of-europe-convention-on.html
Rabu, 01 April 2015
Mempersiapkan Diri Setelah Lulus S1
Saat ini saya sudah semester 8 alias sudah mahasiswa tingkat akhir, dan pastinya ingin cepat lulus. Setelah lulus kuliah, saya belum memikirkan untuk melanjutkan ke jenjang yang lebih tinggi yaitu S2. Saya lebih berminat untuk cepat-cepat mencari pekerjaan untuk saya. Pada saat ini banyak sekali jumlah lulusan S1, tidak sebanding dengan lapangan pekerjaanya. Maka dari itu mulai dari sekarang saya sudah mulai mencicil untuk perbaikan nilai-nilai saya, dan juga saya mengasah skill saya agar nantinya mudah saat mencari pekerjaan.
Selasa, 31 Maret 2015
Profesi, Tata Laku, & Etika Berprofesi Di Bidang TI, Ciri-Ciri Profesionalisme & Kode Etik Profesional, Jenis-Jenis Ancaman (Threats) melalui IT, Dan Kasus-Kasus Cyber Crime
Profesi
Profesi adalah pekerjaan yang dilakukan sebagai kegiatan pokok untuk menghasilkan nafkah hidup dan yang mengandalkan suatu keahlian. Berdasarkan pengertian tersebut dapat dijelaskan bahwa etika profesi adalah keterampilan seseorang dalam suatu pekerjaan utama yang diperoleh dari jalur pendidikan atau pengalaman dan dilaksanakan secara kontinu yang merupakan sumber utama untuk mencari nafkah. Ada yang mengatakan bahwa profesi adalah “jabatan seseorang walau profesi tersebut tidak bersifat komersial”.
Tata Laku
Tata laku merupakan hasil interaksi antara wadah dan isi, yang melahirkan perilaku bangsa Indonesia baik tata laku bhatiniah dan lahiriah. Tata laku bhatiniah mencerminkan jiwa, semangat, dan mentalitas yang baik bagi bangsa Indonesia. Sedangkan tata laku lahiriah tercermin dalam tindakan, perbuatan, dan prilaku yang baik dari bangsa Indonesia yang berdasarkan kekeluargaan dan kebersamaan yang memiliki rasa bangga dan cinta kepada bangsa dan negara dalam semua aspek kehidupan.
Etika Berprofesi Di Bidang TI
Teknologi, Informasi dan Komunikasi bisa menjadi pilar-pilar pembangunan nasional yang bisa mengadaptasi di setiap permasalahan bangsa. Sebagai contoh menyerap tenaga kerja baru, mencerdaskan kehidupan bangsa dan sebagai alat pemersatu bangsa. Dalam mengaplikasikan ilmunya ataut menjalankan profesi IT bukan mudah dan bukan tidak sukar, yang terpenting adalah kita mampu menempatkan diri pada posisis yang benar. Profesi IT dianggap orang lain adalah profesi khusus karena keahlian yang ia miliki maka dari itu kita bisa menentukan tapi dengan ikatan yang jelas. Profesi IT juga bisa dianggap sebagai 2 mata pisau, bagaimana yang tajam bisa menjadikan IT lebih berguna untuk kemaslahatan umat dan mata lainya bisa menjadikan IT ini menjadi bencana sosial, bencana ekonomi maupun krisis kebudayaan yang saat ini sering terjadi yaitu pembuatan website porno, seorang hacker melakukan pengacakan rekening sebuah bank dan melakukan kebohongan dengan konten-konten tertentu, dan lain-lain. Kita juga harus bisa menyikapi dengan keadaan teknologi, informasi dan komunikasi saat ini dengan arus besar data yang bisa kita dapat dengan hitungan per detik ataupun dengan kesederhanaan teknologi kita bisa melakukan pekerjaan kita menjadi praktis, tapi kita harus melakukan pembenahan terhadap teknologi sebagai inovasi untuk meringankan maupun memberantas resiko kejamnya teknologi itu sendiri. Dengan membangun semangat kemoralan dan sadar akan etika sebagai orang yang ahli di bidang IT . Tentu saja diharapkan etika profesi semakin dijunjung ketika jenjang pendidikan kita berlatar IT makin tinggi. Sedangkan keahlian di lapangan meningkat seiring banyaknya latihan dan pengalaman.
Pada kesempatan saat ini, bagaimana kita bisa menegakan etika profesi seorang teknokrat(sebutan bagi orang yang bekerja di bidang IT) dan bagaimana kita bisa menjadi seorang teknokrat yang bermanfaat bagi lingkungan sekitar. Kita harus bisa memberikan inovasi-inovasi pemikiran, gagasan produktif dan aksi nyata untuk perkembangan IT kedepan . Bukan tak mungkin IT akan menjadi hal yang sistematis dalam perkembangan bangsa kedepan dalam memajukan kegidupan berbangsa maupun bernegara.
Ciri-Ciri Profesionalisme
Ciri-cirinya yaitu :
Kode Etik Profesional
Kode etik profesional dapat diartikan sebagai pola aturan, tata cara, tanda atau pedoman etis dalam melakukan sebuah kegiatan, pekerjaan bahkan perilaku. Kode etik suatu profesi adalah norma-norma yang harus diindahkan oleh setiap anggota profesi dalam melaksanakan tugas profesinya dan dalam mengarungi kehidupannya dalam masyarakat. Norma-norma tersebut berisi petunjuk-petunjuk bagi para anggota profesi tentang bagaimana mereka melaksanakan profesinya. Dalam kode etik, profesi juga terdapat larangan-larangan, yaitu ketentuan-ketentuan tentang apa yang tidak boleh diperbuat atau dilaksanakan oleh mereka yang merupakan anggota profesi. tidak hanya itu, kode etik profesi pun, berisi tentang tingkah laku anggota profesi pada umumnya dalam pergaulan sehari-hari di dalam masyarakat. Dengan demikian kode etik profesi berperan sebagai sarana kontrol sosial bagi masyarakat atas profesi yang bersangkutan.
Jenis-Jenis Ancaman (Threats) Melalui IT
Berkembangnya jaman tidak luput juga perkembangan teknologi yang sangat pesat dan canggih. Semakin canggihnya teknologi khususnya teknologi informasi sehingga banyak kejahatan atau ancaman-ancaman yang timbul. sebelum menanggulanginya kita harus mengenali jenis ancaman apa yang digunakan seseorang atau sekelompok yang tidak bertanggung jawab. Ancaman-ancaman itu ialah :
Kasus-Kasus Cyber Crime
Profesi adalah pekerjaan yang dilakukan sebagai kegiatan pokok untuk menghasilkan nafkah hidup dan yang mengandalkan suatu keahlian. Berdasarkan pengertian tersebut dapat dijelaskan bahwa etika profesi adalah keterampilan seseorang dalam suatu pekerjaan utama yang diperoleh dari jalur pendidikan atau pengalaman dan dilaksanakan secara kontinu yang merupakan sumber utama untuk mencari nafkah. Ada yang mengatakan bahwa profesi adalah “jabatan seseorang walau profesi tersebut tidak bersifat komersial”.
Tata Laku
Tata laku merupakan hasil interaksi antara wadah dan isi, yang melahirkan perilaku bangsa Indonesia baik tata laku bhatiniah dan lahiriah. Tata laku bhatiniah mencerminkan jiwa, semangat, dan mentalitas yang baik bagi bangsa Indonesia. Sedangkan tata laku lahiriah tercermin dalam tindakan, perbuatan, dan prilaku yang baik dari bangsa Indonesia yang berdasarkan kekeluargaan dan kebersamaan yang memiliki rasa bangga dan cinta kepada bangsa dan negara dalam semua aspek kehidupan.
Etika Berprofesi Di Bidang TI
Teknologi, Informasi dan Komunikasi bisa menjadi pilar-pilar pembangunan nasional yang bisa mengadaptasi di setiap permasalahan bangsa. Sebagai contoh menyerap tenaga kerja baru, mencerdaskan kehidupan bangsa dan sebagai alat pemersatu bangsa. Dalam mengaplikasikan ilmunya ataut menjalankan profesi IT bukan mudah dan bukan tidak sukar, yang terpenting adalah kita mampu menempatkan diri pada posisis yang benar. Profesi IT dianggap orang lain adalah profesi khusus karena keahlian yang ia miliki maka dari itu kita bisa menentukan tapi dengan ikatan yang jelas. Profesi IT juga bisa dianggap sebagai 2 mata pisau, bagaimana yang tajam bisa menjadikan IT lebih berguna untuk kemaslahatan umat dan mata lainya bisa menjadikan IT ini menjadi bencana sosial, bencana ekonomi maupun krisis kebudayaan yang saat ini sering terjadi yaitu pembuatan website porno, seorang hacker melakukan pengacakan rekening sebuah bank dan melakukan kebohongan dengan konten-konten tertentu, dan lain-lain. Kita juga harus bisa menyikapi dengan keadaan teknologi, informasi dan komunikasi saat ini dengan arus besar data yang bisa kita dapat dengan hitungan per detik ataupun dengan kesederhanaan teknologi kita bisa melakukan pekerjaan kita menjadi praktis, tapi kita harus melakukan pembenahan terhadap teknologi sebagai inovasi untuk meringankan maupun memberantas resiko kejamnya teknologi itu sendiri. Dengan membangun semangat kemoralan dan sadar akan etika sebagai orang yang ahli di bidang IT . Tentu saja diharapkan etika profesi semakin dijunjung ketika jenjang pendidikan kita berlatar IT makin tinggi. Sedangkan keahlian di lapangan meningkat seiring banyaknya latihan dan pengalaman.
Pada kesempatan saat ini, bagaimana kita bisa menegakan etika profesi seorang teknokrat(sebutan bagi orang yang bekerja di bidang IT) dan bagaimana kita bisa menjadi seorang teknokrat yang bermanfaat bagi lingkungan sekitar. Kita harus bisa memberikan inovasi-inovasi pemikiran, gagasan produktif dan aksi nyata untuk perkembangan IT kedepan . Bukan tak mungkin IT akan menjadi hal yang sistematis dalam perkembangan bangsa kedepan dalam memajukan kegidupan berbangsa maupun bernegara.
Ciri-Ciri Profesionalisme
Ciri-cirinya yaitu :
- Memiliki keterampilan yang tinggi dalam suatu bidang serta kemahiran dalam menggunakan peralatan tertentu yang diperlukan dalam pelaksanaan tugas yangbersangkutan dengan bidang tadi.
- Memiliki ilmu dan pengalaman serta kecerdasan dalam menganalisis suatu masalah dan peka di dalam membaca situasi cepat dan tepat serta cermat dalam mengambil keputusan terbaik atas dasar kepekaan.
- Memiliki sikap berorientasi ke depan sehingga punya kemampuan mengantisipasi perkembangan lingkungan yang terbentang di hadapannya.
- Memiliki sikap mandiri berdasarkan keyakinan akan kemampuan pribadi serta terbuka menyimak dan menghargai pendapat orang lain, namun cermat dalam memilih yang terbaik bagi diri dan perkembangan pribadinya.
Kode Etik Profesional
Kode etik profesional dapat diartikan sebagai pola aturan, tata cara, tanda atau pedoman etis dalam melakukan sebuah kegiatan, pekerjaan bahkan perilaku. Kode etik suatu profesi adalah norma-norma yang harus diindahkan oleh setiap anggota profesi dalam melaksanakan tugas profesinya dan dalam mengarungi kehidupannya dalam masyarakat. Norma-norma tersebut berisi petunjuk-petunjuk bagi para anggota profesi tentang bagaimana mereka melaksanakan profesinya. Dalam kode etik, profesi juga terdapat larangan-larangan, yaitu ketentuan-ketentuan tentang apa yang tidak boleh diperbuat atau dilaksanakan oleh mereka yang merupakan anggota profesi. tidak hanya itu, kode etik profesi pun, berisi tentang tingkah laku anggota profesi pada umumnya dalam pergaulan sehari-hari di dalam masyarakat. Dengan demikian kode etik profesi berperan sebagai sarana kontrol sosial bagi masyarakat atas profesi yang bersangkutan.
Jenis-Jenis Ancaman (Threats) Melalui IT
Berkembangnya jaman tidak luput juga perkembangan teknologi yang sangat pesat dan canggih. Semakin canggihnya teknologi khususnya teknologi informasi sehingga banyak kejahatan atau ancaman-ancaman yang timbul. sebelum menanggulanginya kita harus mengenali jenis ancaman apa yang digunakan seseorang atau sekelompok yang tidak bertanggung jawab. Ancaman-ancaman itu ialah :
- Unauthorized Access To Computer System And Service, yaitu kejahatan yang dilakukan dengan memasuki atau menyusup ke dalam suatu sistem jaringan komputer secara tidak sah, tanpa izin atau tanpa sepengetahuan dari pemilik sistem jaringan komputer yang dimasukinya.
- Illegal Contents, yaitu merupakan kejahatan dengan memasukkan data atau informasi ke Internet tentang sesuatu hal yang tidak benar, tidak etis, dan dapat dianggap melanggar hukum atau mengganggu ketertiban umum.
- Data Forgery, yaitu merupakan kejahatan dengan memalsukan data pada dokumen-dokumen penting yang tersimpan sebagai scripless document melalui internet.
- Cyber Espionage, yaitu merupakan kejahatan yang memanfaatkan jaringan Internet untuk melakukan kegiatan mata-mata terhadap pihak lain, dengan memasuki sistem jaringan komputer (computer network system) pihak sasaran.
- Cyber Espionage, yaitu merupakan kejahatan yang memanfaatkan jaringan Internet untuk melakukan kegiatan mata-mata terhadap pihak lain, dengan memasuki sistem jaringan komputer (computer network system) pihak sasaran.
- Offense against Intellectual Property, yaitu kejahatan yang ditujukan terhadap hak atas kekayaan intelektual yang dimiliki pihak lain di internet.
- Infringements of Privacy, yaitu kejahatan yang biasanya ditujukan terhadap keterangan pribadi seseorang yang tersimpan pada formulir data pribadi yang tersimpan secara computerized, yang apabila diketahui oleh orang lain maka dapat merugikan korban secara materil maupun immateril,
Kasus-Kasus Cyber Crime
1. Membajak Situs Web
Salah satu kegiatan yang sering dilakukan oleh cracker adalah mengubah halaman web, yang dikenal dengan istilah deface. Pembajakan dapat dilakukan dengan mengeksploitasi lubang keamanan. Sekitar 4 bulan yang lalu, statistik di Indonesia menunjukkan satu (1) situs web dibajak setiap harinya.
2. Probing Dan Port Scanning
Salah satu langkah yang dilakukan cracker sebelum masuk ke server yang ditargetkan adalah melakukan pengintaian. Cara yang dilakukan adalah dengan melakukan port scanning atau probing untuk melihat servis-servis apa saja yang tersedia di server target. Sebagai contoh, hasil scanning dapat menunjukkan bahwa server target menjalankan program web server Apache, mail server Sendmail, dan seterusnya.
3. Virus
Seperti halnya di tempat lain, virus komputer pun menyebar di Indonesia . Penyebaran umumnya dilakukan dengan menggunakan email. Seringkali orang yang sistem emailnya terkena virus tidak sadar akan hal ini. Virus ini kemudian dikirimkan ke tempat lain melalui emailnya. Kasus virus ini sudah cukup banyak seperti virus Mellisa, I love you, dan SirCam. Untuk orang yang terkena virus, kemungkinan tidak banyak yang dapat kita lakukan.
4. Denial Of Service (DoS) dan Distributed DoS (DDos) AttackSumber :
DoS attack merupakan serangan yang bertujuan untuk melumpuhkan target (hang, crash) sehingga dia tidak dapat memberikan layanan. Serangan ini tidak melakukan pencurian, penyadapan, ataupun pemalsuan data. Akan tetapi dengan hilangnya layanan maka target tidak dapat memberikan servis sehingga ada kerugian finansial.
- http://triajiwantoro.blogspot.com/2015/03/pengertian-etika-ciri-khas-profesi-tata.html
- http://sirendi.blogspot.com/2013/04/etika-profesi-profesionalisme-ciri.html
- https://elgrid.wordpress.com/2013/03/13/jenis-jenis-ancaman-threats-melalui-it-dan-kasus-kasus-cyber-crime/
- https://fhateh.wordpress.com/2013/04/22/jenis-jenis-ancaman-threats-melalui-it-dan-kasus-kasus-compt-crimecyber-crime/
Jumat, 07 November 2014
Pentingnya Manajemen Kontrol Keamanan Pada Sistem
Manajemen informasi yaitu adalah kunci dari kesuksesan yang kompetitif dalam semua sektor ekonomi. Karena kelangsungan sebuah bisnis dipengaruhi oleh informasi yang termanajemen dengan baik. Informasi ini disajikan dalam berbagai format seperti catatan, lisan, elektronik, pos, maupun audio visual.
Pengontrolan ditujukan untuk memastikan bahwa CBIS telah diimplementasikan seperti yang direncanakan, sistem beroperasi seperti yang dikehendaki, dan operasi tetap dalam keadaan aman dari penyalahgunaan atau gangguan.
Properti sistem yang memberikan keamanan sebuah sistem harus mempunyai tiga properti (sifat), antara lain sebagai berikut :
Keamanan informasi yaitu adalah suatu upaya untuk mengamankan aset informasi yang dimiliki. Kebanyakan orang mungkin akan bertanya, mengapa “keamanan informasi” dan bukan “keamanan teknologi informasi” atau IT Security. Kedua istilah ini sebenarnya sangat terkait, namun mengacu pada dua hal yang sama sekali berbeda. “Keamanan Teknologi Informasi” atau IT Security mengacu pada usaha-usaha mengamankan infrastruktur teknologi informasi dari gangguan-gangguan berupa akses terlarang serta utilisasi jaringan yang tidak diizinkan
Pengontrolan ditujukan untuk memastikan bahwa CBIS telah diimplementasikan seperti yang direncanakan, sistem beroperasi seperti yang dikehendaki, dan operasi tetap dalam keadaan aman dari penyalahgunaan atau gangguan.
Properti sistem yang memberikan keamanan sebuah sistem harus mempunyai tiga properti (sifat), antara lain sebagai berikut :
- Integritas,
Sistem akan mempunyai integritas bila ia berjalan menurut spesifikasinya. Perancang system berusaha untuk mengembangkan sistem yang mempunyai integritas fungsional, yaitu kemampuan untuk melanjutkan operasi, apabila salah satu atau lebih dari komponennya tidak berjalan.
- Audibilitas
Bersifat audible jika ia memiliki visibilitas dan accountability (daya perhitungan). Bila sistem memiliki audibilitas maka mudah bagi seseorang untuk memeriksa, memverifikasi atau menunjukkan penampilannya.
- Daya kontrol
Daya kontrol memungkinan manajer untuk menangani pengerahan atau penghambatan pengaruh terhadap sistem. Teknik yang efektif untuk mendapatkan daya kontrol sistem ini adalah dengan membagi sistem menjadi subsistem yang menangani transaksi secara terpisah.Tujuan manajemen informasi yaitu adalah untuk melindungi kerahasiaan, integritas dan ketersediaan informasi. Dengan tumbuhnya berbagai penipuan, spionase, virus, dan hackers mengancam informasi bisnis manajemen, hal ini disebabkan keterbukaan informasi dan kurangnya kendali atau kontrol yang dilakukan melalui teknologi informasi modern.
Keamanan informasi yaitu adalah suatu upaya untuk mengamankan aset informasi yang dimiliki. Kebanyakan orang mungkin akan bertanya, mengapa “keamanan informasi” dan bukan “keamanan teknologi informasi” atau IT Security. Kedua istilah ini sebenarnya sangat terkait, namun mengacu pada dua hal yang sama sekali berbeda. “Keamanan Teknologi Informasi” atau IT Security mengacu pada usaha-usaha mengamankan infrastruktur teknologi informasi dari gangguan-gangguan berupa akses terlarang serta utilisasi jaringan yang tidak diizinkan
Berbeda dengan “keamanan informasi” yang fokusnya justru pada data dan informasi milik perusahaan. Pada konsep ini, usaha-usaha yang dilakukan adalah merencanakan, mengembangkan serta mengawasi semua kegiatan yang terkait dengan bagaimana data dan informasi bisnis dapat digunakan serta diutilisasi sesuai dengan fungsinya serta tidak disalahgunakan atau bahkan dibocorkan ke pihak-pihak yang tidak berkepentingan.
Keamanan informasi terdiri dari perlindungan terhadap aspek-aspek antara lain sebagai berikut :
- Confidentiality (Kerahasiaan)
Aspek yang menjamin kerahasiaan data atau informasi, memastikan bahwa informasi hanya dapat diakses oleh orang yang berwenang dan menjamin kerahasiaan data yang dikirim, diterima dan disimpan.
- Integrity (Integritas)
Aspek yang menjamin bahwa data tidak dirubah tanpa ada ijin dari pihak yang berwenang (authorized), menjaga keakuratan dan keutuhan informasi serta metode prosesnya untuk menjamin aspek integrity ini.
- Availability (Ketersediaan)
Aspek yang menjamin bahwa data akan tersedia saat dibutuhkan, memastikan user yang berhak dapat menggunakan informasi dan perangkat terkait (aset yang berhubungan bilamana diperlukan).
Keamanan informasi diperoleh dengan mengimplementasi seperangkat alat kontrol yang layak, yang dapat berupa kebijakan-kebijakan, praktek-praktek, prosedur-prosedur, struktur-struktur organisasi dan piranti lunak.
Informasi yang merupakan aset harus dilindungi keamanannya. Keamanan, secara umum diartikan sebagai “quality or state of being secure to be free from danger”. Untuk menjadi aman adalah dengan cara dilindungi dari musuh dan bahaya. Keamanan bisa dicapai dengan beberapa strategi yang biasa dilakukan secara simultan atau digunakan dalam kombinasi satu dengan yang lainnya. Strategi keamanan informasi memiliki fokus dan dibangun pada masing-masing kekhususannya. Contoh dari tinjauan keamanan informasi adalah sebagai berikut :
- Physical Security
Yang memfokuskan strategi untuk mengamankan pekerja atau anggota organisasi, aset fisik, dan tempat kerja dari berbagai ancaman meliputi bahaya kebakaran, akses tanpa otorisasi, dan bencana alam.
- Personal Security
Yang overlap dengan ‘phisycal security’ dalam melindungi orang-orang dalam organisasi.
- Operation Security
Yang memfokuskan strategi untuk mengamankan kemampuan organisasi atau perusahaan untuk bekerja tanpa gangguan.
- Communications Security
Yang bertujuan mengamankan media komunikasi, teknologi komunikasi dan isinya, serta kemampuan untuk memanfaatkan alat ini untuk mencapai tujuan organisasi.
- Network Security
Yang memfokuskan pada pengamanan peralatan jaringan data organisasi, jaringannya dan isinya, serta kemampuan untuk menggunakan jaringan tersebut dalam memenuhi fungsi komunikasi data organisasi.
Contoh WBS Dengan Penulisan Ilmiah
WBS merupakan kependekan dari Work Breakdown Structure. WBS ini adalah suatu metode pengorganisasian proyek menjadi struktur pelaporan hierarkis. WBS digunakan untuk melakukan Breakdown atau memecahkan tiap proses pekerjaan menjadi agar lebih detail. Hal ini dimaksudkan agar proses perencanaan proyek memiliki tingkat yang lebih baik.
WBS disusun berdasarkan dasar pembelajaran seluruh dokumen proyek yang meliputi kontrak, gambar-gambar, dan spesifikasi. Proyek kemudian diuraikan menjadi bagian-bagian dengan mengikuti pola struktur dan hirarki tertentu menjadi item-item pekerjaan yang cukup terperinci.
Dalam WBS kita akan membuat daftar fase-fase pengerjaan project. Beberapa fase tergantung dari fase sebelumnya, tetapi ada juga beberapa fase yang bisa dikerjakan secara bersama-sama. Dari analisa ini kita bisa memperkirakan kapan project bisa dimulai dan kapan project bisa selesai.
WBS sangat penting dalam perencanaan project. Dengan WBS kita akan menuliskan tahapan-tahapan project secara mendetail. Dari tahapan-tahapan yang kita tuliskan kita kemudian akan menganalisa kebutuhan SDM (Sumber Daya Manusia) dan sumber-sember daya lainnya seperti tempat, fasilitas, alat-alat yang diperlukan. Dari analisa sumber daya-sumber daya ini kemudian kita bisa tentukan total waktu yang dibutuhkan. Dari total waktu yang dibutuhkan dan pemakaian sumber-sumber daya lainnya kita bisa menentukan biaya project. Biaya project ditambah dengan keuntungan yang ingin kita peroleh maka didapatkan harga project. Berikut adalah manfaat dari Work Breakdown Structure (WBS) :
Pada aplikasi ini terdapat 8 class, yaitu Halaman Utama, Menu, Tentang, Keluar, Tangan Kanan, Tangan Kiri, kunci dasar gitar yang terdiri dari Kunci A, Kunci Am, Kunci B, Kunci Bm, Kunci C, Kunci Cm, Kunci D, Kunci Dm, Kunci E, Kunci Em, Kunci F, Kunci Fm, Kunci G, dan Kunci Gm untuk Tangan Kanan yang dijadikan dalam 1 class, begitu juga untuk Tangan Kiri. Di dalam class Menu terdapat Tangan Kanan dan Tangan Kiri yang setiap masing-masing tangan akan memberikan menampilkan informasi kunci dan mendengarkan suara dari tiap-tiap kunci. Di dalam class Tentang terdapat informasi aplikasi
Berikut ini adalah contoh WBS dalam Penulisan Ilmiah saya :
WBS disusun berdasarkan dasar pembelajaran seluruh dokumen proyek yang meliputi kontrak, gambar-gambar, dan spesifikasi. Proyek kemudian diuraikan menjadi bagian-bagian dengan mengikuti pola struktur dan hirarki tertentu menjadi item-item pekerjaan yang cukup terperinci.
Dalam WBS kita akan membuat daftar fase-fase pengerjaan project. Beberapa fase tergantung dari fase sebelumnya, tetapi ada juga beberapa fase yang bisa dikerjakan secara bersama-sama. Dari analisa ini kita bisa memperkirakan kapan project bisa dimulai dan kapan project bisa selesai.
Pada Penulisan Ilmiah ini berjudul “ Kunci-Kunci Dasar Gitar Untuk Pemula”. Di dalam penulisan ilmiah ini, saya menggunakan teknik WBS yang mampu mempermudah pengerjaan penulisan ini.
- Mengurangi kompleksitas
- Fasilitas penjadwalan dan pengendalian
- Estimasi Biaya (Cost Estimation)
- Penyusunan anggaran (Cost Budgeting)
- Perencanaan manajemen resiko (Risk Management Planning)
- Identifikasi aktivitas (Activity Definition)
Berikut ini adalah contoh WBS dalam Penulisan Ilmiah saya :
Jumat, 31 Oktober 2014
Tugas Pertemuan 4 “Perkembangan Telematika”
Untuk perkembangan telematika pada masa yang akan datang, mungkin saja akan muncul teknologi-teknologi baru yang semakin canggih yang akan semakin memudahkan para penggunanya.
Segi positifnya :
- Mudah dalam memperoleh data dan informasi secara cepat darimana saja
- Hemat waktu.
- Membantu dalam komunikasi jarak jauh.
Segi negatifnya :
- Kecanduan internet sehingga pekerjaan dan aktivitas penting terbengkalai.
- Penyalahgunaan, seperti untuk penipuan.
- Sosialisasi dengan orang dekat jadi berkurang.
Tugas Pertemuan 3 “Bidang Telematika”
1. Jelaskan bagaimana cara pengamanan layanan telematika dilihat dari aspek jaringan komputernya baik yang menggunakan kabel maupun tanpa kabel (wireless) !
2. Jelaskan motif-motif gangguan yang terjadi pada layanan telematika !
A. Layanan InformasiPengertian layanan informasi adalah penyampaian berbagai informasi kepada sasaran layanan agar individu dapat memanfaatkan informasi tersebut demi kepentingan hidup dan perkembangannya. Informasi dapat disajikan dalam berbagai format seperti teks, gambar, audio, maupun video.
B. Layanan KeamananLayanan keamanan adalah suatu yang sangat penting untuk menjaga agar suatu data dalam jaringan tidak mudahterhapus atau hilang. Sistem dari keamanan ini juga membantu untuk mengamankan jaringan tanpa menghalangi penggunaannya dan menempatkan antisipasi ketika jaringan berhasil ditembus. Keamanan jaringan di sini adalah memberikan peningkatan keamanan tertentu untuk jaringan serta untuk memantau dan memberikan informasi jika sesuatu berjalan tidak seharusnya. Layanan ini dapat mengurangi tingkat pencurian dan kejahatan. Peningkatan keamanan jaringan ini dapat dilakukan terhadap rahasia (privacy), keterpaduan data (data integrity), keaslian (authenticity), dan convert channel.
C. Layanan Context - Aware - Event BaseContext Aware atau istilah lainnya context-awareness diperkenalkan oleh Schilit pada tahun 1994, dengan gagasan yang menyatakan bahwa perangkat komputer memiliki kepekaan dan dapat bereaksi terhadap lingkungan sekitarnya berdasarkan informasi dan aturan-aturan tertentu yang tersimpan di dalam perangkat. Istilah context-awareness mengacu kepada kemampuan layanan network untuk mengetahui berbagai konteks, yaitu kumpulan parameter yang relevan dari pengguna (user) dan penggunaan network itu, serta memberikan layanan yang sesuai dengan parameter-parameter itu. Beberapa konteks yang dapat digunakan antara lain lokasi user, data dasar user, berbagai preferensi user, jenis dan kemampuan terminal yang digunakan user. Sebagai contoh ketika seorang user sedang mengadakan rapat, maka context-aware mobile phone yang dimiliki user akan langsung menyimpulkan bahwa user sedang mengadakan rapat dan akan menolak seluruh panggilan telepon yang tidak penting. Dan untuk saat ini, konteks location awareness dan activity recognition yang merupakan bagian dari context-awareness menjadi pembahasan utama di bidang penelitian ilmu komputer.
D. Layanan Perbaikan SumberLayanan perbaikan sumber yang dimaksud adalah layanan perbaikan dalam sumber daya manusia (SDM). SDM telematika adalah orang yang melakukan aktivitas yang berhubungan dengan telekomunikasi, media, dan informatika sebagai pengelola, pengembang, pendidik, dan pengguna di lingkungan pemerintah, dunia usaha, lembaga pendidikan, dan masyarakat pada umunya. Konsep pengembangan sumber daya manusia di bidang telematika ditujukan untuk meningkatkan kualitas, kuantitas dan pendayagunaan SDM telematika dengan tujuan untuk mengatasi kesenjangan digital, kesenjangan informasi dan meningkatkan kemandirian masyarakat dalam pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi secara efektif dan optimal.
2. Jelaskan motif-motif gangguan yang terjadi pada layanan telematika !
- Interruption, yaitu suatu aset dari suatu sistem diserang sehingga menjadi tidak tersedia atau tidak dapat dipakai oleh yang berwenang. Contohnya adalah perusakan/modifikasi terhadap piranti keras atau saluran jaringan.
- Interception, yaitu suatu pihak yang tidak berwenang mendapatkan akses pada suatu aset. Pihak yang dimaksud bisa berupa orang, program, atau sistem yang lain. Contohnya adalah penyadapan terhadap data dalam suatu jaringan.
- Modification, yaitu suatu pihak yang tidak berwenang dapat melakukan perubahan terhadap suatu aset. Contohnya adalah perubahan nilai pada file data, modifikasi program sehingga berjalan dengan tidak semestinya, dan modifikasi pesan yang sedang ditransmisikan dalam jaringan.
- Fabrication, yaitu suatu pihak yang tidak berwenang menyisipkan objek palsu ke dalam sistem. Contohnya adalah pengiriman pesan palsu kepada orang lain.
3. Jelaskan satu contoh metode pengamanan terhadap layanan telematika !
Sebuah metode browsing jaringan disediakan untuk browsing video atau audio data yang ditembak oleh sebuah IP. Jaringan video atau audio metode browsing sesuai mencangkup langkah-langkah dari:
- Menjalankan sebuah program aplikasi komputetr lokal untuk mendapatkan kode identifikasi yang disimpan dalam kamera IP.
- Transmisi untuk mendaftarkan kode identifikasi ke DDNS (Dinamic Domain Name Server) oleh program aplikasi.
- Mendapatkakn kamera IP pribadi alamat dan alamat server pribadi sehingga pasangan IO kamera dan control kamera IP melalui kamera IP pribadi, dan
- Kopel ke layanan server melalui alamat server pribadi sehingga untuk mendapatkan video atau audio dari yang ditembak oleh kamera IP, dimana server layanan menangkap video atau audio data yang ditembak oleh kamera IP melalui internet.
Tugas Pertemuan 2 “Fitur Layout Telematika”
1. Jelaskan tentang perkembangan jaringan komputer sebagai sarana yang digunakan dalam proses telematika!
2. Jelaskan tentang perkembangan teknologi wireless yang meliputi hardware, sistem operasi dan program aplikasi yang digunakan pada perangkat wireless !
3. Jelaskan dan gambarkan fitur layout telematika !
Sumber :
- Konsep jaringan komputer lahir sekitar tahun 1940-an di Amerika, dari sebuah proyek pengembangan komputer Model I di laboratorium Bell dan grup riset di Harvard University, yang dipimpin oleh Prof. H. Aiken. Pada mulanya proyek tersebut hanya ingin memanfaatkan sebuah perangkat komputer yang harus dipakai bersama. Dalam rangka meningkatkan efisiensi kerja maka dibuat proses beruntun (Batch Processing), sehingga beberapa program dapat dijalankan dalam sebuah komputer dengan kaidah antrian. Pada Tahun 1950-an, saat jenis komputer mulai membesar hingga terciptanya super komputer, maka sebuah komputer harus melayani beberapa terminal. Untuk itu, ditemukan konsep distribusi proses yang dikenal dengan nama TSS (Time Sharing System). Dengan demikian, bentuk jaringan (Network) komputer pertama kali diaplikasikan. Selanjutnya, perkembangan jaringan komputer global dimulai pada 1969 ketika Departemen Pertahanan Amerika, U.S. Defense Advanced Research Projects Agency (DARPA) memutuskan untuk mengadakan riset tentang cara menghubungkan sejumlah komputer sehingga membentuk jaringan organik. Program riset ini dikenal dengan nama ARPANET. Pada tahun 1970, sudah lebih dari 10 komputer yang berhasil dihubungkan satu sama lain sehingga dapat saling berkomunikasi dan membentuk sebuah jaringan. Pada Tahun 1972, Roy Tomlinson berhasil menyempurnakan program e-mail yang diciptakan satu tahun sebelumnya untuk ARPANET. Program e-mail ini cukup mudah, sehingga langsung menjadi populer. Pada tahun yang sama, icon @ juga diperkenalkan sebagai lambang penting yang menunjukan “at” atau “pada”. Pada Tahun 1973, jaringan komputer ARPANET mulai dikembangkan meluas ke luar Amerika Serikat.
2. Jelaskan tentang perkembangan teknologi wireless yang meliputi hardware, sistem operasi dan program aplikasi yang digunakan pada perangkat wireless !
Generasi pertama (1G) pengembangan teknologi nirkabel ditandai dengan pengembangan sistem analog dengan kecepatan rendah (low speed) dan suara sebagai obyek utama. Teknologi 1G merupakan standar telepon seluler analog yang mulai diperkenalkan pada tahun 1980-an dan berlanjut hingga digantikan oleh teknologi digital 2G. Teknologi atau standar yang digunakan pada generasi pertama antara lain : NMT, AMPS, TACS, ETACS, Hicap, CDPD, Mobitex, dan DataTAC Dua contoh dari pengembangan teknologi nirkabel pada tahap pertama ini adalah NMT (Nordic Mobile Telephone) dan AMPS (Analog Mobile Phone System).
Generasi kedua (1G) adalah singkatan dari teknologi generasi kedua Telepon Seluler. Teknologi seluler ini hadir menggantikan teknologi seluler pertama, 1G yang menggunakan sistem analog seperti AMPS (Advanced Mobile Phone System). 2G merupakan jaringan telekomunikasi selular yang diluncurkan secara komersial pada jaringan GSM standar di Finlandia oleh Radiolinja (sekarang bagian dari Elisa) pada tahun 1991. banyak pihak sering menyisipkan satu tahap pengembangan, Generasi 2,5 (2,5G) yaitu teknologi komunikasi data wireless secara digital, kecepatan menengah (hingga 150 Kbps). Teknologi yang termasuk kategori 2,5 G adalah layanan berbasis data seperti GPRS (General Packet Radio Service) dan EDGE (Enhance Data rate for GSM Evolution) pada domain GSM dan PDN (Packet Data Network) pada domain CDMA.
Sedangkan tahap pengembangan selanjutnya adalah Generasi ketiga, generasi digital kecepatan tinggi, yang mampu mentransfer data dengan kecepatan tinggi (high-speed) dan aplikasi multimedia, untuk pita lebar (broadband). Contoh: W-CDMA (atau dikenal juga dengan UMTS) dan CDMA2000 1xEV-DO.
Generasi berikutnya yang merupakan pengembangan dari 3G adalah 4G (Generasi keempat). Nama resmi dari teknologi 4G ini menurut IEEE (Institute of Electrical and Electronics Engineers) adalah “3G and beyond”. Sebelum 4G, High-Speed Downlink Packet Access (HSDPA) yang kadangkala disebut sebagai teknologi 3,5G telah dikembangkan oleh WCDMA sama seperti EV-DO mengembangkan CDMA2000. HSDPA adalah sebuah protokol telepon genggam yang memberikan jalur evolusi untuk jaringan Universal Mobile Telecommunications System (UMTS) yang akan dapat memberikan kapasitas data yang lebih besar (sampai 14,4 Mbit/detik arah turun)..
Hardware yang digunakan pada wirelessA. Hardware Access Point + plusSoftware yang digunakan pada wirelessPerangkat standard yang digunakan untuk access point. Access Point dapat berupa perangkat access point saja atau dengan dual fungsi sebagai internal router.B. PCMCIA AdapterAlat ini dapat ditambahkan pada notebook dengan pada PCMCIA slot. Model PCMCIA juga tersedia dengan tipe G atau double transmit.C. USB Wireless AdaptorAlat ini mengambil power 5V dari USB port. Untuk kemudahan USB WIFI adapter dengan fleksibel ditempatkan bagi notebook dan PC.D. USB Add-on PCI slotPerangkat ini umumnya diberikan bersama paket mainboard untuk melengkapi perangkat WIFI pada sebuah computer. Sama kemampuannya dengan PCI card wireless network tetapi mengunakan jack USB internal pada mainboard termasuk pemakaian power diambil dari cable tersebut.E. Mini PCI bus adapterPCImini bus adalah slot PCI yang disediakan pada notebook dan pemakai dapat menambahkan perangkat seperti WIFI adaptor didalam sebuah notebook.F. PCI card wireless networkPCIcard Wireless network dapat juga berupa sebuah card WIFI yang ditancapkan pada slot computer atau dengan mengambil power dari USB tetapi dipasangkan pada PCI slot. Perangkat Wireless network dapat juga diaktifkan menjadi Access point. Perangkat jenis PCI card dipasangkan permanen pada sebuah desktop PC.A. Wireless WizardMeningkatkan keandalan dan penggunaan dari setiap WiFi, WiMAX, LTE, 3G atau jaringan data nirkabel.B. Easy wifi radarUntuk menemukan dan terhubung untuk membuka jalur akses nirkabel dengan mouseclick tunggal. Terhubung ke hotspot gratis tanpa kerumitan.C. Advanced port scannerDapat memindai port sangat cepat, berisi deskripsi untuk port umum, dan dapat melakukan scan pada rentang port yang telah ditentukan.
3. Jelaskan dan gambarkan fitur layout telematika !
- Head Up Display System
Head Up Display (HUD) merupakan sebuah tampilan transparan yang menampilkan data tanpa mengharuskan penggunanya untuk melihat ke arah yang lain dari sudut pandang biasanya. Asal nama dari alat ini yaitu pengguna dapat melihat informasi dengan kepala yang terangkat (head up) dan melihat ke arah depan daripada melihat ke arah bawah bagian instrumen. Walaupun HUD dibuat untuk kepentingan penerbangan militer, sekarang HUD telah digunakan pada penerbangan sipil, kendaraang bermotor dan aplikasi lainnya.
- Tangible User Interface
Tangible User Interface, yang disingkat TUI, adalah antarmuka dimana seseorang dapat berinteraksi dengan informasi digital lewat lingkungan fisik. Nama inisial Graspable User Interface, sudah tidak lagi digunakan. Salah satu perintis TUI ialah Hiroshi Ishii, seorang profesor di Laboratorium Media MIT yang memimpin Tangible Media Group. Pandangan istimewanya untuk tangible UI disebut tangible bits, yaitu memberikan bentuk fisik kepada informasi digital sehingga membuat bit dapat dimanipulasi dan diamati secara langsung.
- Computer Vision
Computer Vision (komputer visi) merupakan ilmu pengetahuan dan teknologi dari mesin yang melihat. Dalam aturan pengetahuan, komputer visi berhubungan dengan teori yang digunakan untuk membangun sistem kecerdasan buatan yang membutuhkan informasi dari citra (gambar). Data citranya dapat dalam berbagai bentuk, misalnya urutan video, pandangan deri beberapa kamera, data multi dimensi yang di dapat dari hasil pemindaian medis.
- Browsing Audio Data
Browsing Audio Data merupakan metode browsing jaringan yang digunakan untuk browsing video / audio data yang ditangkap oleh sebuah IP kamera. Jaringan video / audio metode browsing mencakupi langkah-langkah sebagai berikut :
- Menjalankan sebuah program aplikasi komputer lokal untuk mendapatkan kode identifikasi yang disimpan dalam kamera IP.
- Transmisi untuk mendaftarkan kode identifikasi ke DDNS (Dynamic Domain Name Server) oleh program aplikasi.
- Mendapatkan kamera IP pribadi alamat dan alamat server pribadi sehingga pasangan.
- IP kamera dan kontrol kamera IP melalui kamera IP pribadi alamat dan alamat server pribadi.
- Compile ke layanan server melalui alamat server pribadi sehingga untuk mendapatkan video/audio data yang ditangkap oleh kamera IP, dimana server layanan menangkap video/audio data melalui Internet.
- Speech Recognition
Dikenal juga dengan pengenal suara otomatis (automatic speech recognition) atau pengenal suara komputer (computer speech recognition). Merupakan salah satu fitur antarmuka telematika yang merubah suara menjadi tulisan. Istilah ‘voice recognition’ terkadang digunakan untuk menunjuk ke speech recognition dimana sistem pengenal dilatih untuk menjadi pembicara istimewa, seperti pada kasus perangkat lunak untuk komputer pribadi, oleh karena itu disana terdapat aspek dari pengenal pembicara, dimana digunakan untuk mengenali siapa orang yang berbicara, untuk mengenali lebih baik apa yang orang itu bicarakan. Speech recognition merupakan istilah masukan yang berarti dapat mengartikan pembicaraan siapa saja.
- Speech Synthesis
Speech Synthesis merupakan hasil kecerdasan buatan dari pembicaraan manusia. Komputer yang digunakan untuk tujuan ini disebut speech syhthesizer dan dapat diterapkan pada perangkat lunak dan perangkat keras. Sebuah sistem text to speech (TTS) merubah bahasa normal menjadi pembicaraan.
Penggambaran Fitur Layout Telematika
Sumber :
- http://dedesetiawan18.blogspot.com/p/blog-page_3.html
- http://hellodwirejeki.blogspot.com/2014/10/pertemuan-2-fitur-layout-telematika.html
- http://david-laisina.blogspot.com/2012/01/jelaskan-gambarkan-fitur-layout.html
Tugas Pertemuan 1 "Telematika"
1. Definisi dari telematika ?
2. Media Komunikasi apa saja yang digunakan untuk telematika ?
3. Jelaskan perkembangan telematika sebelum dan sesudah internet muncul !
4. Apa yang anda harapkan kedepannya dengan adanya telematika di indonesia.?
Sumber :
- Kata Telematika berasal dari bahasa Perancis “TELEMATIQUE” yang berarti bertemunya sistem jaringan komunikasi dengan teknologi informasi. Istilah telematika merujuk pada cyberspace sebagai suatu sistem elektronik yang lahir dari perkembangan dan konvergensi telekomunikasi, media dan informatika. Istilah Teknologi Informasi itu sendiri merujuk pada perkembangan teknologi perangkat-perangkat pengolah informasi. Para praktisi menyatakan bahwa Telematics adalah singkatan dari Telecommunication And Informatics sebagai wujud dari perpaduan konsep Computing And Communication. Istilah Telematics juga dikenal sebagai (the new hybrid technology) yang lahir karena perkembangan teknologi digital. Perkembangan ini memicu perkembangan teknologi telekomunikasi dan informatika menjadi semakin terpadu atau populer dengan istilah konvergensi.
2. Media Komunikasi apa saja yang digunakan untuk telematika ?
- Internet
Internet (interconnection-networking) adalah rangkaian komputer yang terhubung di dalam beberapa rangkaian. Karena saling terhubungnya komputer antar satu dengan lainnya maka internet merupakan salah sarana atau media untuk saling berkomunikasi dan juga merupakan sarana penyebaran informasi seperti berita, jurnal, artikel ataupun lainnya.
- Handphone
Handphone juga termasuk dalam media komunikasi karena merupakan suatu sarana berkomunikasi dengan menggunakan media elektromagnetik untuk mengirimkan atau menerima suatu informasi dari satu pihak ke pihak lainnya.
- Smartphone
Merupakan telepon selular yang mempunyai kemampuan tingkat tinggi, yang terkadang mempunyai fungsi seperti komputer. Smartphone merupakan salah satu media komunikasi yang paling banyak digunakan saat sekarang ini karna kemampuannya yang dapat menyerupai komputer dan juga smartphone dapat dibawa kemana-kemana alias portabel yang bisa diakses kapan saja dan dimana saja.
- Video Conference
Video Conference juga termasuk media komunikasi karna dapat mengirimkan informasi berupa gambar dan suara secara real-time. Salah satu aplikasi video conference adalah Skype. Skype adalah sebuah program komunikasi dengan teknologi peer-to-peer (P2P). Skype dapat digunakan pada komputer maupun smartphone dan juga memerlukan akses internet.
3. Jelaskan perkembangan telematika sebelum dan sesudah internet muncul !
Perkembangan Telematika di Indonesia sebelum internet muncul :
- Periode Rintisan (berlangsung pada akhir tahun 1970an – akhir tahun 1980an). Pada periode rintisan ini penggunaan telematika sangat terbatas. Pada periode ini, masa dimana beberapa orang Indonesia belajar menggunakan telematika atau minimal mengetahuinya. Tahun 1980-an teleconference terjadwal hampir sebulan sekali di TVRI (Televisi Republik Indonesia) yang menyajikan dialog interaktif antara Presiden Soeharto di Jakarta dengan para petani di luar jakarta, bahkan di luar pulau Jawa.
- Periode Pengenalan (berlangsung tahun 1980an). Jaringan radio amatir yang jangkauannya sampai ke luar negeri marak pada awal tahun 1990. hal ini juga merupakan efek kreativitas anak muda ketika itu, setelah dipinggirkan dari panggung politik, yang kemudian disediakan wadah baru dan dikenal sebagai Karang Taruna. Pada sisi lain, milis yang mulai digagas sejak tahun 1980-an, terus berkembang.
Perkembangan Telematika di Indonesia setelah internet muncul :
- Periode Pengenalan Telematika. Internet masuk ke Indonesia pada tahun 1994, dan milis adalah salah satu bagian dari sebuah web. Penggunanya tidak terbatas pada kalangan akademisi, akan tetapi sampai ke meja kantor. ISP (Internet Service Provider) pertama di Indonesia adalah IPTEKnet, dan dalam tahun yang sama, beroperasi ISP komersil pertama, yaitu INDOnet. Dua tahun keterbukaan informasi ini, salahsatu dampaknya adalah mendorong kesadaran politik dan usaha dagang. Hal ini juga didukung dengan hadirnya televise swasta nasional, seperti RCTI (Rajawali Citra Televisi) dan SCTV (Surya Citra Televisi) pada tahun 1995-1996. Teknologi telematika, seperti computer, internet, pager, handphone, teleconference, siaran radio dan televise internasional – tv kabel Indonesia, mulai dikenal oleh masyarakat Indonesia.
- Periode Aplikasi. Pada periode ini, teknologi mobile phone begitu cepat pertumbuhannya. Bukan hanya dimiliki oleh hampir seluruh lapisan masyarakat Indonesia, fungsi yang ditawarkan terbilang canggih. Muatannya antara 1 Gigabyte, dapat berkoneksi dengan internet juga stasiun televisi, dan teleconference melalui 3G. Teknologi computer demikian, kini hadir dengan skala tera (1000 Gigabyte), multi processor, multislot memory, dan jaringan internet berfasilitas wireless access point. Bahkan, pada kafe dan kampus tertentu, internet dapat diakses dengan mudah, dan gratis.
4. Apa yang anda harapkan kedepannya dengan adanya telematika di indonesia.?
- Harapan saya agar telematika di Indonesia dapat berkembang lebih baik lagi, digunakan dengan bijak dan tidak disalahgunakan.
Sumber :
- http://kamalludinka29.blogspot.com/2013/11/definisi-telematika.html
- http://www.kisutmengkerut.com/2014/10/tugas-pertemuan-1-telematika.html#more
Jumat, 30 Mei 2014
Tugas 4
Analisis Artikel Dari Bidang Kajian Ilmu Sistem Informasi (Teknologi Informasi)
Topik :
Penggunaan sensor temperatur Iphone6.
Topik :
Penggunaan sensor temperatur Iphone6.
Tujuan :
Tujuan Iphone6 yaitu membuat sensor cuaca untuk mendeteksi temperatur, kelembapan dan tekanan
udara.
Opini :
Berdasarkan artikel yang saya baca, teks yang terdapat di dalamnya merupakan teks berbentuk Argumentasi karena teks tersebut bisa dipertanggung jawabkan dengan fakta-fakta yang akurat serta berfikir kritis dan logis.
Formula :
Tujuan Iphone6 yaitu membuat sensor cuaca untuk mendeteksi temperatur, kelembapan dan tekanan
udara.
Opini :
Berdasarkan artikel yang saya baca, teks yang terdapat di dalamnya merupakan teks berbentuk Argumentasi karena teks tersebut bisa dipertanggung jawabkan dengan fakta-fakta yang akurat serta berfikir kritis dan logis.
Formula :
- Banyak pihak memprediksi inovasi apa yang bakal dihadirkan Apple dalam iPhone6, yang dijadwalkan meluncur akhir tahun ini. (S1 + P1 + O/Pel + Ket)
- Salah satunya, analis dari lembaga Electro-Scanning Method (ESM) di Cina, Sun Changxu.(Konjungsi + S2 + P2)
- Namun pada perangkat ini sensor berfungsi sebagai pengukur suhu tubuh. (Konjungsi + S2 + P2).
- Changxu menyebutkan ukuran yang lebih kecil meluncur Juni mendatang, sementara versi layar lebar menyusul pada 2015. (S1 + P1 + konjungsi + S2 + P2)
- Changxu menyebutkan ukuran yang lebih kecil meluncur Juni mendatang, sementara versi layar lebar menyusul pada 2015. (S1 + P1 + O/Pel + Ket)
- ”Pada Februari lalu, dia mengatakan iPhone 6 memiliki dua kategori ukuran layar, yaitu 4,7 inci dan 5,7 inci”. Koordinatif, karena kalimat tersebut menghubungkan dua atau lebih unsur yang sama pentingnya atau setara.
- “Namun pada perangkat ini sensor berfungsi sebagai pengukur suhu tubuh dan berkaitan dengan aktivitas penggunanya”. Korelatif, karena menghubungkan dua atau lebih unsur yang memiliki status sintaksis yang sama dan membentuk frasa atau kalimat
- “Salah satunya, analis dari lembaga Electro-Scanning Method (ESM) di Cina, Sun Changxu”. Subordinatif, karena menghubungkan dua atau lebih klausa yang tidak memiliki status sintaksis yang sama. Konjungsi membentuk anak kalimat yang jika digabungkan dengan induk kalimat akan membentuk kalimat majemuk bertingkat.
Sumber :
http://www.tempo.co/read/news/2014/03/17/072563085/iPhone-6-Dilengkapi-Sensor-Cuaca
Senin, 05 Mei 2014
Tugas 3
Linguistik adalah ilmu tentang bahasa atau ilmu yang menjadikan bahasa sebagai objek kajiannya. Kata linguistik berasal dari bahasa latin lingua yang berarti ’bahasa’. Dalam bahasa Perancis ada tiga istilah untuk menyebut bahasa, antara lain :
- Langue, yaitu suatu bahasa tertentu.
- Langage, yaitu bahasa secara umum.
- Parole, yaitu bahasa dalam wujud yang nyata yaitu berupa ujaran.
Ilmu linguistik sering juga disebut linguistik umum (general linguistics) yang berarti ilmu linguistik tidak hanya mengkaji sebuah bahasa saja tetapi mengkaji seluk beluk bahasa pada umumnya, yang dalam peristilahan Perancis disebut langage. Pakar linguistik disebut linguis. Bapak Linguistik modern adalah Ferdinand de Saussure (1857-1913). Bukunya tentang bahasa berjudul Course de Linguistique Generale yang diterbitkan pertama kali tahun 1916.
Linguistik memberi manfaat langsung kepada orang yang berkecimpung dalam kegiatan yang berhubungan dengan bahasa seperti linguis, guru bahasa, penerjemah, penyusun kamus, penyusun buku teks, dan politikus. Berikut ini adalah beberapa manfaat linguistik, antara lain :
Linguistik memberi manfaat langsung kepada orang yang berkecimpung dalam kegiatan yang berhubungan dengan bahasa seperti linguis, guru bahasa, penerjemah, penyusun kamus, penyusun buku teks, dan politikus. Berikut ini adalah beberapa manfaat linguistik, antara lain :
- Linguis : membantu menyelesaikan dan melaksanakan tugasnya dalam penyelidikan bahasa.
- Guru bahasa : melatih dan mengajarkan keterampilan berbahasa.
- Penerjemah : membantu dalam mendapatkan hasil terjemahan yang baik.
- Penyusun kamus : membantu dalam menyusun kamus yang lengkap dan baik.
- Penyusun buku teks : membantu dalam memilih kata dan menyusun kalimat yang tepat.
- Politikus : membantu dalam aktivitasnya berkomunikasi dengan orang banyak.
Komputasi adalah cara untuk menemukan pemecahan masalah dari data input dengan menggunakan suatu algoritma. Hal ini disebut dengan teori komputasi, suatu sub-bidang dari ilmu komputer dan matematika. Selama ribuan tahun, perhitungan dan komputasi umumnya dilakukan dengan menggunakan pena dan kertas, atau kapur dan batu tulis, atau dikerjakan secara mental, kadang-kadang dengan bantuan suatu tabel. Namun sekarang, kebanyakan komputasi telah dilakukan dengan menggunakan komputer.
Secara umum iIlmu komputasi adalah bidang ilmu yang mempunyai perhatian pada penyusunan model matematika dan teknik penyelesaian numerik serta penggunaan komputer untuk menganalisis dan memecahkan masalah-masalah ilmu (sains).
Komputasi linguistik adalah bidang interdisipliner yang bersangkutan dengan pemodelan statistik atau berbasis aturan dari bahasa alami dari perspektif komputasi .
Secara tradisional , komputasi linguistik yang biasanya dilakukan oleh para ilmuwan komputer yang mengkhususkan diri dalam aplikasi komputer untuk pengolahan bahasa alami. Ahli bahasa komputasi sering bekerja sebagai anggota tim interdisipliner, termasuk ahli bahasa (khusus terlatih dalam linguistik) ,ahli bahasa (orang dengan beberapa tingkat kemampuan dalam bahasa yang relevan dengan proyek tertentu), dan ilmuwan komputer. Secara umum, komputasi linguistik mengacu pada keterlibatan ahli bahasa , ilmuwan komputer, ahli dalam kecerdasan buatan, matematikawan ,ahli logika ,filsuf ,ilmuwan kognitif ,psikolog kognitif, psikolinguis, antropolog dan ahli saraf.
Komputasi linguistik memiliki teori maupun terapan komponen , di mana komputasi linguistik teoritis mengambil isu-isu dalam linguistik teoritis dan ilmu kognitif , dan linguistik terapan komputasi berfokus pada hasil praktis dari pemodelan penggunaan bahasa manusia .
Sumber :
http://sastra33.blogspot.com/2011/06/linguistik-1.html
http://hannymarlian.blogspot.com/2012/03/definisi-komputasi.html
Secara umum iIlmu komputasi adalah bidang ilmu yang mempunyai perhatian pada penyusunan model matematika dan teknik penyelesaian numerik serta penggunaan komputer untuk menganalisis dan memecahkan masalah-masalah ilmu (sains).
Komputasi linguistik adalah bidang interdisipliner yang bersangkutan dengan pemodelan statistik atau berbasis aturan dari bahasa alami dari perspektif komputasi .
Secara tradisional , komputasi linguistik yang biasanya dilakukan oleh para ilmuwan komputer yang mengkhususkan diri dalam aplikasi komputer untuk pengolahan bahasa alami. Ahli bahasa komputasi sering bekerja sebagai anggota tim interdisipliner, termasuk ahli bahasa (khusus terlatih dalam linguistik) ,ahli bahasa (orang dengan beberapa tingkat kemampuan dalam bahasa yang relevan dengan proyek tertentu), dan ilmuwan komputer. Secara umum, komputasi linguistik mengacu pada keterlibatan ahli bahasa , ilmuwan komputer, ahli dalam kecerdasan buatan, matematikawan ,ahli logika ,filsuf ,ilmuwan kognitif ,psikolog kognitif, psikolinguis, antropolog dan ahli saraf.
Komputasi linguistik memiliki teori maupun terapan komponen , di mana komputasi linguistik teoritis mengambil isu-isu dalam linguistik teoritis dan ilmu kognitif , dan linguistik terapan komputasi berfokus pada hasil praktis dari pemodelan penggunaan bahasa manusia .
Sumber :
http://sastra33.blogspot.com/2011/06/linguistik-1.html
http://hannymarlian.blogspot.com/2012/03/definisi-komputasi.html
http://en.wikipedia.org/wiki/Computational_linguistics
Senin, 28 April 2014
Tugas 2
Text to Speech adalah sebuah sistem yang dapat mengubah teks
menjadi audiovisual yang dapat di dengarkan. Banyak orang lebih senang
mendengarkan sebuah teks buku cerita, novel, dongeng atau buku lainnya dibanding
membaca secara langsung teks atau kalimat yang ada dalam buku tersebut . Ultra
Hal Text-to-Speech adalah sebuah program sederhana untuk membantu pengguna memilih
sebuah teks atau dokumen yang berisi teks dan secara otomatis software tersebut
akan membacanya yang bisa didengar langsung lewat loudspeaker komputer. Program
ini gratis, memiliki antarmuka yang sangat sederhana yang mungkin pengguna tidak
terkesan dengan penampilannya, tetapi dibalik kesederhanaannya software
ini terdapat fitur yang sangat bermanfaat untuk mengkonversi text menjadi
suara.
Fitur-fiturnya antara lain yaitu untuk membuka file text
tersedia menu pull-down di bagian kiri atas, pilih File kemudian pilih
dokumen yang akan dibaca oleh software, terdapat tiga slider untuk mengontrol
kecepatan, pitch dan volume, counter waktu, dan link untuk men-download suara
agar lebih realistis. Pengoperasian software Ultra Hal adalah sangatlah
sederhana sehingga memudahkan pengguna. Selain membaca file dokumen , pengguna
juga dapat mengetik kata, frase, atau paragraf secara langsung di text
editor. Selanjutnya klik tombol "Say" untuk mulai mendengarkan
software membaca kata perkata hingga semua kalimat selesai terbaca oleh
software.
Ultra Hal Reader adalah cara yang sederhana dan efektif untuk membuat teks yang ditulis menjadi sebuah narasi . Software ini bisa salah satu pilihan sebagai software konverter text to speech.
Ultra Hal Reader adalah cara yang sederhana dan efektif untuk membuat teks yang ditulis menjadi sebuah narasi . Software ini bisa salah satu pilihan sebagai software konverter text to speech.
Sistem operasi yang didukung oleh Ultra Hal Reader :
·
Windows 2003
·
Windows Me
·
Windows 98
·
Windows 95
·
Windows 2000
·
Windows Vista
·
Windows NT
·
Windows XP
Salah satu kelemahan software di atas yaitu dialek yang digunakan pada saat membaca teks masih menggunakan dialek bahasa Inggris, sehingga software di atas cocok untuk belajar intonasi kata-kata dan percakapan dalam bahasa Inggris. Sedangkan untuk membaca teks menjadi suara atau narasi dalam dialek bahasa Indonesia bisa menggunakan software Indo TTS. Berikut ini adalah spesifikasi IndoTTS :
·
Menerima
inout berupa kalimat atau ayat (kalimat ganda)
·
Intonasi bahasa Indonesia yang Dinamis
·
Output Langsung ke Soundcard
·
Menggunakan High Quality Diphone Concatenation
Technology
·
Menggunakan Indonesian Diphone Database (gratis
untuk penggunaan non-komersial saja)
·
Didukung oleh update database yang berisi 2500
entri mengeja "e" dalam Bahasa Indonesia
Sumber :
Tugas 1
Topik: Bahasa dan Komputasi (Teknologi Informasi)
Bahasa yaitu sebuah sistem, artinya bahasa dibentuk oleh
sejumlah komponen yang berpola secara tetap dan dapat dikaidahkan. Sistem
bahasa berupa lambang-lambang bunyi, setiap lambang bahasa melambangkan sesuatu
yang disebut makna atau konsep. Karena setiap lambang bunyi itu memiliki atau
menyatakan suatu konsep atau makna, maka dapat disimpulkan bahwa setiap suatu
ujaran bahasa memiliki makna. Contoh lambang bahasa yang berbunyi “ikan”
melambangkan konsep atau makna ‘suatu hewan yang hidup di air’.
Teknologi komputasi atau dalam bahasa inggrisnya
disebut computing adalah aktivitas penggunaan dan pengembangan
teknologi computer, hardware, dan software komputer.
Ketiga hal tersebut merupakan bagian spesifik dalam komputer
dari teknologi informasi. Di dalam ilmu komputer terdapat kajian
dan ilmu dasar teori informasi dan komputasi serta penerapan
dan aplikasinya dalam sistem komputer.
Bahasa dan
komputasi merupakan satu kesatuan yang tidak bisa terpisahkan di bidang
teknologi informasi. Sebagai contoh dalam hal ini seorang programmer harus
dapat mengartikan bahasa komputer itu dalam membuat aplikasi sehingga dapat di
komputasi oleh bahasa mesin. Jika seorang programmer tidak tahu makna dari
bahasa tersebut maka seorang programmer tidak dapat mengaplikasikan apa arti
maksut dari bahasa tersebut.
Sub Topik : Perangkat Lunak dan
Kebahasaan
Teknologi Informasi mencakup beberapa bidang yang tidak
terbatas seperti proses, Software, Hardware serta Brainware.
Software atau perangkat lunak yaitu
program-program komputer yang berguna untuk menjalankan suatu pekerjaan. Program
itu ditulis dengan bahasa-bahasa khusus yang dimengerti oleh komputer. Bahasa tersebut
terbagi menjadi 3 tingkatan, yaitu;
- High Level Language, merupakan bahasa yang mempunyai ciri lebih terstruktur, mudah dimengerti karena menggunakan bahasa yang digunakan dalam kehidupan sehari-hari, contoh dari bahasa level ini adalah : Delphi, Pascal, ORACLE, MS-SQL, Perl, Phyton, Basic, Visual Studio (Visual Basic, Visual FoxPro), Informix, C, C++, ADA, Java, PHP, ASP, XML, dan lain-lain. Bahasa seperti Java, PHP, ASP, XML biasanya digunakan untuk pemrograman pada internet, dan masih banyak lagi yang terus berkembang yang saat ini biasanya dengan ekstensi .net (baca: dot net) seperti Visual Basic.NET dan Delphi.Net yang merupakan bahasa pemrograman yang dikembangkan pada aran berbasis internet
- Middle Level Language, merupakan bahasa pemrograman dimana pengguna instruksi sudah mendekati bahasa sehari-hari, walaupun begitu masih sulit untuk dimengerti karena masih banyak menggunakan singkatan-singkatan seperti “STO” artinya simpan (STORE) dan “MOV” artinya pindahkan (MOVE). Yang tergolong dalam bahasa ini adalah assembler.
- Low Level Languange, merupakan bahasa pemrograman generasi pertama, bahasa pemrograman jenis ini sangat sulit dimengerti karena instruksinya menggunakan bahasa mesin. Biasanya yang mengerti hanyalah pembuatnya saja karena isinya programnya berupa kode-kode mesin.
Software adalah bagian yang tidak berwujud dari sistem
komputer. Software berguna untuk memudahkan pekerjaan user dan setiap perangkat
sistem komputer itu mempunyai keterhubungan yang tidak bisa dilepaskan. Kita
tidak bisa menggunakan komputer jika tidak adanya Software, begitupun seterusnya
dengan Hardware maupun Brainware yang saling berkaitan antara satu dengan yang
lainnya.
Sumber :
Langganan:
Postingan (Atom)

